Senin, 27 September 2010

Emas Yang Naik, Apa Uang Yang Turun ?

Dua bulan terakhir ini (Agustus-September 2010) harga emas naik menanjak, awalnya saya beranggapan bahwa kenaikannya dikarenakan banyaknya permintaan emas menjelang idul fitri, biasa kan kalo lebaran para ibu-ibu pamer harta, walaupun sebagian lainnya menggadaikannya untuk kebutuhan lebaran, hahahahhaha.... tidak salah sih kalo ini sebagai salah satu pemicu naiknya harga emas.

Emas di Luar Negeri
Setelah saya lihat harga emas di new york via kitco.com, emas memang sedang mengalami kenaikan yang cukup signifikan, bahkan memecahkan rekor harga emas di posisi 1,297 USD/Oz (lihat di grafik)


Emas di Dalam Negeri
Tak kalah di luar negeri, di Indonesia emas juga naik, apalagi saat ini rupiah perkasa hmmm.... data saya ambil dari website emas24.com

Beli Sekarang Atau Tunggu Turun?
Pasti sekarang banyak yang tanya, beli sekarang atau tunggu nanti ya?, pas bulan juli kemaren pas harga emas relatif turun kan saya twit via @radidisini n via FB tapi banyak yang respon ; nanti saja nunggu turun lagi, padahal sudah saya perkirakan saat itu posisi sedang relatif turun dan bakalan naik, cuma 1 orang teman yang sudah lapor ke saya kalo dia beli setelah baca postingan saya sebelumnya (Sekarang atau 50 tahun lagi) yang pas banget momennya harga emas turun bulan Juli.

Jadi Beli Sekarang Ya?
Kalo mau invest emas tuk jangka panjang, kapan saja mau beli ya beli saja asal ada duitnya, hehehheh.... karena bisa dipastikan emas bakalan naik terus tiap tahunnya. tapi relatif lho ya, setidaknya 1 tahun barulah bisa "untung" karena kita harga emas juga naik turun, dan saat jual kembali kan ada spread harga beli dan jual. Yang mau nunggu emas turun lagi juga silakan, soalnya saya amati, di bulan desember-maret biasanya harga relatif turun tuh, tapi tetep saya "disclaimer mode on" karena saya bukan ahli per-emas-an, hehehhe...

Wah Harga Emas Naik Terus ya?
iya naik terus kok, dalam 1 dasawarsa terakhir (10 tahun) kenaikannya diatas 300%. Itu kalo dianggap nilai uang tetap, padahal pada dasarnya nilai uang yang menurun (inflasi) sedangkan nilai emas relatif stabil.

Itu saja dulu ya, sekedar market update atau investment info-nya semoga bermanfaat. 


Selasa, 24 Agustus 2010

Ngabisin THR yuk !

THR alias Tunjangan Hari Raya itu enaknya dihabisakan saja, kan dari namanya saja sudah mendukung, daripada disimpan kena inflasi lebih baik dihabiskan saja ya kan. Enak ya yang dapet THR, penulis sendiri (baca : Radisini) gak dapet THR tuh dari kantor, memang tidak dianggarkan sih jadi lebaran mantab deh alias makan tabungan, hahahhaha.... BTW ngabisin THR-nya jangan asal ya ada step by step nya lho ... macam betul aja ya .


THR vs Bonus
Beda hal-nya dengan Bonus, Bonus diprioritaskan untuk bayar utang dan investasi, sedangkan THR  diprioritaskan untuk zakat, Infaq, Shodaqoh dan keperluan hari raya.

Bayar Zakat, Infaq, sodaqoh
Kebanyakan orang lebih mementingkan infaq/sodaqoh dulu daripada zakat penghasilan atau harta. Padahal yang wajib kan zakat dulu baru infaq/sodaqoh yang sifatnya sunnah. Selain Zakat Fitrah juga buat zakat penghasilan, dan zakat maal/harta simpanan yang telah mencapai nisab(batas ukuran) dan haul(batas waktu)-nya. Tuk lebih lengkapnya bisa baca-baca panduan zakat, klik disini atau baca posting sebelumnya tentang zakat klik disini. Kalo penghasilannya dan harta-nya masih dibawah nisab ya pasti tidak wajib zakat maal, ini  prioritasnya zakat fitrah-infaq-sodaqoh.


Habiskan Buat lebaran
kalo sudah Bayar Zakat, Infaq, sodaqoh, untuk apa lagi ya? habiskan saja buat lebaran, jangan ragu-ragu, ....buat mudik, beli kue, beli pakaian, ngasi duit anak-anak. kalo masalah ini gak perlu diajarin kan, urusan menghabiskan uang kan itu gampang, nyarinya yang sulit. Tetep dibuat budget/penganggaran apa saja pengeluarannnya ya.


Tidak Asal Habis
Mudah-mudahan di  bulan puasa selain bisa nahan lapar dan haus serta amarah, kita juga bisa nahan nafsu buat belanja. Saat berpuasa biasanya saat belanja kurang mikir, akhirnya barang-barang yang dibeli kadang sia-sia. misalnya beli makanan ini itu, semua terlihat enak, saat berbuka kekenyangan, makanannya bersisa deh... trus belanja pakaian, apa saja terlihat bagus, padahal ingin beli pakaian satu setel saja pas pulang sudah bawa 5 setel aja, plus sepatu dan sendal, kwkwkwkkwkw.... nah ini bisa disiasati dengan belanja dengan membawa catatan dan uang secukupnya yang sudah dianggarkan sebelumnya, atau dengan kartu debit yang terbatas uangnya hanya untuk belanja. Jadi pas belanja bisa terkontrol dan gak kalap, hehehhehhe.....


THR Kecil
Bagaimana pak kalo THR yang saya terima jumlahnya kecil, sedangkan kebutuhan buat lebaran sangat besar?  Tetap saja prioritasnya Zakat-Infaq/Sodaqoh-Habiskan. kalaupun kurang tetep hindari utang ya, bisa disiasati memakai sebagian dana darurat (pernah dibahas diposting sebelumnya). kalau masih kurang juga, bisa di cek lagi mana pengeluarang yang bisa ditekan, dan di substitusi, misalnya pas mudik bila via udara mahal, kan bisa via darat, hehehhe... 


Bijaksana
Tak bisa dibohongi kalau pas lebaran biasanya biaya prestise itu yang membuat pengeluaran membengkak. Demi terlihat "sukses" di depan sanak saudara dan orang-orang di kampung, tak jarang utang-sana sini demi masalah prestise ini. Maaf ya kalo ada yang tersungging alias tersinggung, berarti bener khan. hehehhe...


Cukup dulu ya, yang mudik TiTi DJ, salam buat keluarganya. yang ingin belanja, met belanja aja, jaya selalu di udara ... 

Senin, 02 Agustus 2010

Uang Gaji Saya Diapakan ?

Udah gajian lagi nih, makan di ke mall yuk, belanja, karokean, makan di resto, trus nonton bioskop, dll. Mungkin itu yang ada dalam benak kita, boleh-boleh saja demikian tuk menikmati hidup, merasakan hasil "kerja keras" selama sebulan, hehhehehe... tapi jangan sampai keblablasan ya, punya gaji 10 koma, maksudnya bukan 10 koma juta sekian tapi baru tanggal 10 sudah koma, hahahahha.... Lalu apa yang harus kita lakukan sebelum "menikmati" gaji, yuk kita bahas satu-satu, mariii....

Pay Your GOD First
Ini saya kutip dari tweetnya @ahmadgozali, "Pay Your GOD First" maksudnya yang menjadi kewajiban agama yaitu zakat penghasilan yang pernah saya bahas di posting sebelumnya Hitung Zakat Yuk Mariiiiyyy pas terima gaji langsung disisihkan dulu buat yang satu ini.

Pindahkan Ke Rekening-Rekening
Saat terima gaji langsung ditransfer ke rekening-rekening yang pernah saya bahas sebelumnya di sini 

Jangan Lupa Bayar Utang
Nah ini yang sering "lupa" bener-bener lupa atau berusaha melupakan, hahahhaha.... ayo ini wajib lho!, walaupun sudah meninggal seseorang yang berhutang harus tetap dilunasi oleh ahli warisnya. Ahli waris bukan hanya menerima harta, tapi utang juga. Makanya bila ada yang meninggal pihak keluarga biasanya bertanya atau mengumumkan kepada pelayat yang datang bila mempunyai urusan utang-piutang agar diselesaikan dengan keluarga yang ditinggalkan. Bagi yang ingin berhutang baca postingan sebelumnya ya klik disini. Kalau tidak mau repot bayar utang di bank bisa pakai autodebet dari rekening.

Inget Dana Darurat
Jangan lupa kumpulkan sedikit-sedikit untuk dana darurat di rekening tersendiri ya, kalo lupa tentang dana darurat bisa baca lagi postingan sebelumnya, klik di sini.

Investasi/Menabung
Sisihkanlah minimal 10% penghasilan untuk Investasi, atau bila belum cukup besar untuk beli instrumen investasi bisa ditabung dulu. Investasi bisa beli emas, reksadana, dll

Bayar Semua Tagihan
Ayo bayar dulu tagihan bulanan, misalnya premi asuransi, uang kos, listrik, air, telepon, HP, uang kebersihan, uang keamanan, iuran RT, tagihan kartu kredit, tagihan internet, tagihan koran/majalah, TV kabel, dll. Biar mudah bisa pakai layanan internet banking tuk bayar tagihan listrik, telepon, internet, tv kabel dll. 

Buat Budget Bulanan
Untuk pengeluaran lainnya selain yang bersifat tagihan, harus dibuat budget, misalnya uang belanja bulanan, termasuk untuk belanja pakaian, traktir teman makan di resto, nonton bioskop, beli buku, beli DVD, transport, dll. 

Disiplin
Dalam pelaksanaannya yang harus kita lakukan adalah disiplin, karena percuma sudah dilakukan perencanaan yang begitu matang pada akhirnya kita yang melanggar, hehehhehe....


Jangan Dibalik
Itu berurutan ya, jangan dibalik. 
IP